Matahari terasa sangat menyengat siang ini. Sinarnya makin membuat hawa jadi lebih panas akibat kemunculan Tristan di kantor Bara secara tiba-tiba saat jam makan siang berlangsung. Bara yang menegaskan pada Nesya jika Amara akan menemui pria itu bersamanya, terlihat mengernyit saat menarik tangan istrinya tersebut dalam perjalanan ke lobby. Mencekal pergelangan tangan Amara seolah-olah menganggap bahwa wanita itu adalah miliknya. Jadi tak boleh menemui pria lain tanpa ada Bara di sisinya. Sikap Bara yang terkesan ‘apa yang sudah menjadi miliknya tak boleh direbut oleh orang lain’. Yang secara tidak sadar telah mengindikasikan bahwa seorang Bara mulai cemburu saat ada pria yang mau bertemu istrinya. Meski mencoba mengelak dengan memberikan alibi yaitu selama berada di kantor, mereka berdu

