27. Cemburu Namun Gengsi

1972 Kata

Matahari terasa sangat menyengat siang ini. Sinarnya makin membuat hawa jadi lebih panas akibat kemunculan Tristan di kantor Bara secara tiba-tiba saat jam makan siang berlangsung. Bara yang menegaskan pada Nesya jika Amara akan menemui pria itu bersamanya, terlihat mengernyit saat menarik tangan istrinya tersebut dalam perjalanan ke lobby. Mencekal pergelangan tangan Amara seolah-olah menganggap bahwa wanita itu adalah miliknya. Jadi tak boleh menemui pria lain tanpa ada Bara di sisinya. Sikap Bara yang terkesan ‘apa yang sudah menjadi miliknya tak boleh direbut oleh orang lain’. Yang secara tidak sadar telah mengindikasikan bahwa seorang Bara mulai cemburu saat ada pria yang mau bertemu istrinya. Meski mencoba mengelak dengan memberikan alibi yaitu selama berada di kantor, mereka berdu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN