Setelah insiden konyol nan gila itu menjadi perhatian di ruang tunggu lantai dua, Juwita segera kabur saat memastikan Vina dan Gio tidak ada di sekitarnya lagi. "Juw—Juwita!" Panggil Billy, tapi malah tak dihiraukan oleh Juwita. Baiklah, diakan praktikum disini, pastinya dia tidak akan lolos begitu saja untuk asal keluar dari rumah sakit ini. "Bill, Mama sudah selesai. Katanya Mama nggak kenapa-napa. Sinusitis Mama kumat lagi, makanya jadi kaya kemaren gitu deh," balas Mama yang keluar sambil menbawa tasnya. "Oh iya, kau mau sekalian ke klinik ortopedi?" Billy menggeleng, "Tidak usah. Nanti aku ke Gatot Subroto saja untuk mengecek keadaan tulang rusuk dan fraktur ini," kata Billy. "Mama mau langsung pulang? Atau mau kemana?" "Mama janji mau jemput Cindy di kantornya hari ini. Bisa anta

