Bab 60 END

3154 Kata

Di sebuah rumah, yang bisa dikatakan satu petak kontrakan sempit. Seorang perempuan muda sedang menghentakkan kakinya karena kesal. Ia harus bolak-balik rumah sakit sambil mendorong kursi roda hanya untuk mengambil obat, menemani terapi dan menahan emosi diri sendiri demi menjaga mood orang tua lumpuh. Terasa jelas apa saja yang dilaluinya, sudah lima bulan Sita terus menerus dengan rutinitas hidup menyedihkan itu bersama Helena. “Ini namanya penderitaan!” keluhnya tak tahan. Hidupnya ketika berstatus gadis lebih lah indah daripada sekarang. “Benar kata orang, pernikahan itu gerbang masuk segala permasalahan!” Suara salam terdengar. Sambutan wajah masam Sita tampilkan kepadanya. “Bisakah kamu menyambut dengan senyuman?” pinta Aris lemah. Sita menggeleng dengan tangan disedekap di dad

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN