OMSD-32 √

1072 Kata

*** Mandi air hangat membuat Tisha merasa tubuhnya menjadi lebih rileks. Ia membiarkan matanya terpejam sembari menikmati pijitan lembut yang secara alami terasa ketika air hangat menyirami tubuhnya. Usai beberapa kali mencoba menghubungi Arka tadi, Tisha memutuskan untuk segera mandi karena air hangat yang Bibi siapkan juga sudah bisa ia nikmati. Tisha membiarkan pikirannya berkelana ke mana-mana. Sesekali ia mengingat apa yang terjadi di tengah-tengah acar semalam. Namun, ingatannya benar-benar tidak bisa dirinya kendalikan. Tak ada satu pun yang terngiang dalam benaknya. Tisha tidak menyerah. Ia berusaha untuk menggali ingatan mengenai kejadian beberapa jam yang lalu. Namun, tidak dirinya temukan apa-apa. Hanya kekosongan di sana. Tidak kenangan yang mengingatkannya pada kejadian

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN