"Bagaimana jika kita menikah, sayang?" tanya Hunt dengan tiba - tiba. Paula hanya terdiam mendengar ajakan Hunt, baru kali ini ia melihat lelaki itu serius dengan hubungan mereka. Beberapa detik berlalu, Hunt terlihat kesal karena Paula masih saja terdiam dan tidak menjawab pertanyaannya itu. "Apa sekarang kau mendadak bisu, sayang?" "Maaf, Hunt. Aku hanya terkejut," jawab Paula dengan santai. "Lalu ... bagaimana menurutmu?" tanya Hunt lagi. "Apa masih perlu aku menjawabnya?" "Ya, jika kau memang menginginkannya, jika tidak aku akan mengirimmu ke Rusia untuk tinggal bersama Irina disana," ancam Hunt. "Baiklah, ancamanmu berhasil ... aku bersedia menikah denganmu ,Hunt," ujar Paula. "Bagus, kita adakan pernikahan dua hari lagi." "Apa? Kau gila, Hunt!" seru Paula. "Semua sudah siap

