- 63 -

1156 Kata

“Cobain dong, Ra. Eh, belinya banyak nih, suami lo tahu ruangan ini isinya banyak.” Devon berseru heboh saat mengambil paper bag yang tadi di gunakan sebagai wadah dari mangkuk salad ini, yang ternyata isinya masih banyak. Aku juga tidak tahu perihal itu, karena biasanya Alex hanya mengirimkan makanan untuk ku saja, tidak pakai di lebih lebihkan. Yaa kadang suka di lebihin sih untuk memenuhi promo yang tengah berlaku. Mungkin sepertinya makanan ini memang sedang promo. “Mau dong, Ra.” Rendi akhirnya membuka suara, membuat ku buru buru mengambil satu mangkuk yang masih utuh sebelum di acak oleh yang lainnya, untuk di berikan pada Rendi. “Nih, Ren. Kebetulan ada banyak, makan aja.” Aku berlagak seolah olah kami tidak pernah merencanakan hal ini, sambil dalam hati terkekeh pelan. Rendi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN