"Mas, bisa pelankan mobil kamu. Aku takut." Lisa ketakutan dan khawatir karena Al membawa mobil dengan kecepatan tinggi. Ini sangat berbahaya, ia tak mau sampai terjadi sesuatu yang buruk. Maunya cepat sampai, eh malah merengut nyawa. Kalau udah kejadian kaya gitu nggak berguna sudah penyesalan. "Maaf Sayang, aku harus cepat ke rumah sakit. Aku khawatir banget sama, Mamah." Al tahu apa yang sedang ia lakukan dapat membahayakan dirinya, Lisa, dan calon anak mereka. Namun ia sangat cemas dengan mamahnya. Lisa cuma bisa diam. Al tidak mendengarkannya. Pria itu malah semakin menambah kecepatan. Mobil sudah serasa seperti balapan. Mana di jalan cukup banyak kendaraan yang berlalu lalang. Ia hanya menutup mata sekarang sambil berdoa agar rasa takutanya berkurang. Minta keselamatan sama yang di

