Happy reading Typo koreksi ***** 'Gue akan buat perhitungan' ... Fathur Artha Putra ... *** Tangan Fathur masih menyeret Sia kekasihnya untuk segera keluar dari Mall tersebut. Dadanya masih bergemuruh kesal setelah bertemu dengan Elang, Fathur berharap ketika bertemu dengan pemuda itu tidak ada Sia di dekatnya agar dirinya bisa dengan puas menghajar pemuda sialan itu. "Fathur." "...." Sia mendesah berat ketika pemuda di hadapannya tidak merespons panggilannya. Tangannya mulai sedikit sakit, sebab Fathur menariknya cukup erat. "Fathur. Tangan aku sakit." Seru Sia mencoba memanggil kembali pacarnya tersebut. Tubuh Fathur seketika tersentak, ia menoleh pada wajah gadisnya terkejut. Tatapannya turun tangan Sia yang masih ia genggam erat, refleks Fathur sontak melepasnya. "Maaf, m

