Happy reading Typo koreksi **** 'Aku perlu menyingkirkannya terlebih dahulu' ... Arash ... **** Di depan kelas XII-IPA2, Fathur sudah berdiri menunggu kekasihnya datang. Beberapa saat lalu ketika ia sampai di kelas tersebut sebelum bel berbunyi, keadaan kelas tampak kosong. Tak lama salah satu murid kelas yang sama dengan kekasihnya itu memberitahu kalau sebagian murid masih berada di ruang Lab. Karena itu Fathur tetap menunggu Sia kembali. 10 menit kemudian, sosok yang di tunggu datang. Namun, ada yang berbeda. Kekasihnya itu tampak seperti sedang kesal terlihat dari raut wajahnya yang sangat datar dari biasanya. "Sia." Panggilnya membuat Sia menoleh ke sumber suara. Gadis itu menatapnya sebelum menghela napas pelan. "Ngapain?" To the point, Sia yang jelas sedang tidak ingin

