Bab 76. Masa Depan?

1118 Kata

Happy reading Typo koreksi ***** 'Pendidikan itu nomor satu' ... author ... **** Lesu Kesal Malas Terpampang jelas di wajah seorang gadis yang baru saja memasuki perkarangan rumahnya. Bahkan sapaan sang ibu yang menanyakannya pun di abaikan oleh gadis itu yang langsung menaiki anak tangga menuju kamarnya di lantai dua. Fanny Kailana membuang tasnya asal, lalu merebahkan tubuhnya di atas kasur lelah. Matanya menatap langit-langit kamar lekat. Berharap sikap Fathur kepadanya bisa seperti saat pemuda itu bersama dengan Sia. Tok tok tok "Fanny. Kamu kenapa, Nak?" Ketukan dan suara ibunya memanggil dari luar membuat Fanny mendesah berat. "Fanny, boleh Mama masuk." Dengan gontai Fanny beranjak dari tempat tidurnya untuk membuka pintu kamarnya yang ia kunci. "Mama." "Kamu k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN