Happy reading Typo koreksi **** 'Apakah di inginkan?' ... author ... **** "Fanny." Panggilan itu menghentikan langkah sang pemilik nama. Fanny Kailana membalikkan tubuhnya melihat Hani sedang berjalan menuju ke arahnya dengan ekspresi sebal. "Kamu kenapa? Kok kusut gitu?" "Biasa habis negur orang yang suka banget ghibah pagi-pagi." Mendengar hal itu Fanny terkekeh geli. "Ada-ada aja deh kamu." "Fan, gue boleh ngomong nggak sama elo?" Alis Fanny terangkat heran. "Boleh Han, memangnya kenapa? Kan sekarang kamu lagi ngomong sama aku." Terdengar helaan napas pelan dari teman sebangkunya tersebut. "Elo beneran cuma temenan sama Fathur?" Hah Fanny menatap Hani bingung. "Kenapa kamu tanya itu? Iya aku sama Fathur temenan. Memangnya kenapa, Han?" Tanya gadia itu sedikit h

