Geo bersorak gembira. Tangan kecilnya langsung menyambut tangan Ari yang terulur. Mereka lantas keluar dari ruang kerjaku. Aku sendiri kembali sibuk dengan pekerjaan yang sempat tertunda lantaran harus menjemput Geo. Aku baru saja menyelesaikan separuh pekerjaan saat pesan dari Bayu masuk. Bayu : Sudah pulang ke rumah, Va? Aku membalasnya singkat. Nanti akan aku sambung lagi ketika pekerjaanku selesai. Namun, baru akan memasukkan data ke jurnal yang aku buat, layar komputer bermasalah. Entah ada peringatan apa pada layarnya yang membuatku tidak bisa mengetik kembali, dan tiba-tiba layar berubah menghitam dengan deretan teks panjang yang tidak aku mengerti. Aku bergerak keluar dan mencari bantuan. Aku memanggil salah satu karyawan lelaki yang kebetulan melintas di depan kantor. "R

