Seketika, para gagak yang bertengger di dahan-dahan pohon berkoak ribut secara bersama-sama. Sementara itu, di hadapan Elena dan kelima ksatrianya—Tristan perlahan memejamkan matanya. Keningnya mengernyit, butiran keringat muncul di sana seiring hadirnya sebuah lambang hitam berbentuk gagak di lehernya. Semua yang menyaksikan hal itu tentu sangat terkejut, sama sekali tidak menduga bahwa efek kontrak darah antara Elena dan pria itu bisa membuat Tristan mendapatkan sebuah tanda yang aneh. Terkecuali Edran. Hanya pria berusia senja ini yang tersenyum tipis sambil mengangguk-anggukan kepalanya. "Apa yang terjadi padanya?" celetuk Elena cemas. Bertanya pada Edran, namun tatapannya tertuju pada Tristan. Tanpa menghiraukan Adam yang tengah asik membalut lehernya dengan sapu tangan pria itu. "

