Bagas

436 Kata
Author POV Nama nya Bagas, laki-laki yang berhasil menaklukkan Jingga setelah hampir 3 tahun menyandang predikat Jomblo, akhirnya Jingga merasa menemukan pilihan terkahir nya. Kabar hubungan mereka pun menjadi headline news di kampus. Bagaimana tidak? Jingga gadis keren yang cantik, pintar serta mahasiswi yang aktif di organisasi sehingga Jingga menjadi gadis yang cukup mencuri perhatian mahasiswa dan mahasiswi disana, bahkan sampai security di kampus juga ikut menanggapi kabar hubungan keduanya. Jingga berasal dari keluarga yang cukup berada, Ayah nya adalah seorang direktur di salah satu Bank swasta di Indonesia. Sementara Bagas, dia mahasiswa biasa, semester 4 yang berarti masih junior nya Jingga yang sudah kuliah semester 6 walaupun sebenarnya usia bagas 1 tahun lebih tua dari Jingga. Sudah bisa di tebak bahwa bagas orang biasa yang tidak terkenal dan berasal dari keluarga sederhana sehingga dia sampai terlambat mengambil bangku kuliah. Jingga POV "Sayang lagi apa?" Aku mencoba mengirim pesan pada pacar ku Bagas. Entah dia pergi kemana sampai seharian tidak memberi kabar. "Iya sayang, aku baru selesai mengerjakan tugas kuliah" what? setelah dua jam dia baru membalas pesan kuu?? "Sibuk banget ya seharin gak ada kabar?" "Iya, kan kamu tau? Sekarang Aku kerja sehabis pulang kuliah" "Iya deh kalo gitu, istirahat aja deh nanti kamu capek" "Iya sayang, terima kasih ya" pesan terakhir dari pacar ku malam ini. Setelah seharian menunggu kabar dari nya, dan komunikasi kami hanya sebatas itu. Padahal aku juga ingin seperti pasangan kekasih lain nya, saling memberi kabar, saling telfon, atau sesekali jalan sepulang kuliah. Entah lah, mungkin aku yang terlalu banyak menuntut. Lebih baik aku tidur, karena besok banyak pekerjaan kampus yang harus di selesaikan. *** Author POV "Jingga..!!!" Jingga langsung menoleh ke arah seseorang yang meneriaki namanya tersebut. Dia tersenyum menyaksikan teman nya berlari kecil ke arah nya. "Hei Lisa" "Jingga kamu sendirian? Mana bagas?" "Apaan sih Lisa?" "Ehh aku tanya, kan dia pacar mu kenapa tidak makan disini bersama mu?" Kata lisa sambil melihat-lihat menu yang ada di atas meja dan segera memesannya. "Heiii.. kenapa tidak dijawab?" Senggol Lisa dengan sikut nya ke lengan Jingga. "Gak tau nih Sa, si Bagas itu terlalu pendiam orang nya" "Yaaa kamu dong harus lebih aktif kalo punya pacar pendiam kaya gitu" "Kalau dia sibuk gimana? Nanti aku jadi ganggu dia lagi" "Jingaaaa... kamu itu pacar nya, harus nya dia itu kabarin kamu, meskipun dia sibuk paling tidak kamu jadi tau kan? Dia sibuk atau nggak?" "Hhmmm" jingga hanya bisa mengangguk pelan tanda meng iya kan ucapan teman nya. Jingga pun mulai merasa aneh, "Sudah punya pacar kenapa hati ku malah tidak merasa senang? Kenapa malah jadi banyak pikiran?" Gumam nya didalam hati...
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN