Bab 33. Perdebatan

1510 Kata

"Apa? Kamu mau melibatkan mereka di resto kita? Apa ibu nggak salah dengar?" Ibu kaget dengan perkataan Mas Yudi. Ternyata pikiranku dengan ibu sama. Apa tujuan Mas Yudi meminta mereka bekerja di resto? "Iya, Mas. Pikir-pikir dulu keputusanmu itu. Jangan sampai malah jadi boomerang dan merugikan kita nantinya," ucapku seraya mendekati Mas Yudi. "Hei, Antika, kamu pikir kami ini siapa? Sehingga bisa merugikan kalian?" tanya Mbak Ranti dengan mata melebar. "Nggak usah ke ge-er an, siapa yang mau kerja di resto kalian? Aku juga tidak mau, kok," kata Mbak Wiwid dengan tangan bersedekap. "Aku juga keberatan kalau harus bekerja yang bukan di bidangnya," sahut Mbak Ranti. "Apalagi tanpa gaji, digaji lima juta perbulan saja aku tidak mau. Lebih baik duduk santuy di rumah ongkang-ongkang kaki

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN