Aku mengangkat telepon yang berdering, kulihat dari notif, Alvin--orang kepercayaan Mas Yudi yang melakukan panggilan. "Halo? Mas Alvin?" Sapaku setelah menempelkan ponsel di pipi. "Ini, Mas, Dek. Ponselnya ada di rumah ya? Ini aku pinjam ponselnya Alvin?" tanya Mas Yudi dari seberang sana. "Iya, Mas," "Syukurlah kalau begitu. Mas pikir hilang. Oh, ya, hari ini mungkin nggak bisa pulang karena ada persiapan untuk besok. Sebuah pesta pernikahan memesan makanan di restoran kita dalam jumlah besar." kata Mas Yudi. "Iya, Mas, jaga diri baik-baik, ya," jawabku. Ibu, Mbak Ranti dan Mbak Wiwid mengikutiku masuk kamar. Mereka memang suka kepo, apalagi saat melihat ponsel yang berada ditanganku ini. Ponsel milik Mas Yudi yang ketinggalan. "Ponsel siapa ini? Bukan milik kamu, kan? Aku meli

