Akhir Dendam.

1825 Kata

Anne Pov. Kuhabiskan malam ini menyendiri di salah satu kamar hotel untuk menjauh dari Willy, dari Clark, ibuku dan bahkan dunia. Satu kesempatan yang disia- siakan oleh Willy menghapus keinginan dari sudut hatiku yang paling dalam agar aku dan Willy bisa memulai kembali rumah tangga kami dari awal. Nyatanya ia menghempaskan kesempatan yang aku berikan. Sekarang aku siap menjadi badai yang tak terhentikan nan siap menyapu bersih semuanya. Hati yang patah membawaku mengenang kembali segala sesuatu yang terjadi padaku selama dua tahun. Bersama coklat hangat dan pemandangan kota, aku duduk di balkon hotel--- bernostalgia dengan rasa sakit hati di kehidupan pernikahan. Pernikahan yang dulu aku anggap impian terbesarku. "Hehehe bodohnya aku..." Drrt. Drrt. Itu adalah panggilan yang kesek

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN