Berangkat dari penyesalan, Willy meninggalkan apartement Clark. Dia ingin memperbaiki semua; cintanya, kehidupannya dan kepercayaan Anne. Tidak ada waktu untuk tenggelam dan menyerah jika masih menginginkan Anne tetap menjadi istrinya. Apalagi ada ancaman Clark yang ia tahu jika bukan sekedar omong kosong belaka, menjadikan Willy semakin bertekad mengikat Anne apapun yang terjadi. 'Jika kau laki-laki maka dapatkan dia kembali. Atau aku yang akan melakukannya.' Ucapan Clark seperti cambuk yang membulatkan tekat Willy yang tadinya berserakan. Menyadarkan kembali siapa dirinya. 'Benar, aku adalah seorang Burgen. Menyerah tidak ada dalam hidupku... tidak ada yang bisa menghentikanku menjadikan Anne milikku, bahkan Anne sendiripun. Dia akan menjadi milikku Dengan cara lembut maupun keras.

