Anne Pov. Tubuhku terasa limbung karena hantaman menyakitkan yang baru saja aku dapatkan. Menyadari jika selama ini aku dipermainkan dua pria gay menghancurkan segala keyakinanku pada pria. Aku ingin tertawa karena begitu bodoh sehingga tidak menyadari jika menjadi alat inkubator bagi Willy. Tidak hanya itu, Clark ternyata juga terlibat di dalamnya. Mereka berdua mempermainkanku agar melahirkan anak dan juga menjadikan kedok sehingga orang- orang percaya jika mereka normal. "Hehehe lucu sekali, sungguh luar biasa..." lelehan air mataku tidak kunjung berhenti. Dengan bersandar di kursi panjang dekat jendela yang memberikan pemandangan lautan kota Manhattan aku kembali merenung. Jika diingat kembali saat kami bertiga tinggal bersama, yaitu saat aku masih kuliah. Mereka menyatakan cinta p

