Keingianan Willy untuk memandikan Anne urung tak kala pemikiran mandi bersama terbesit di benaknya. Apalagi dia tahu kelemahan Anne yang berhubungan dengan air. Sudut bibirnya lun tertarik lebih tinggi dari sudut bibir yang lain. Menjadikannya semakin luar biasa, dan berkat kulitnya yang tan--- ia nampak semakin beraroma jantan. "Benar, lebih baik kami mandi bersama..." guman Willy. Willy pun memutuskan untuk merebahkan Anne dan dirinya di balkon villa, dimana ia memilih dekorasi dengan cermat untuk agar sesuai dengan seleranya yang elegan. Willy yang memiliki hobi artistik, menyukai ranjang berkanopi yang memiliki tirai untuk menutupinya. Tujuannya saat memilih ranjang berkanopi di balkon adalah membayangkan Anne berbaring di sana dengan angin yang mengayun tirai putih tembus pandang. B

