Bab 54

1019 Kata

Teriakan Evi yang kepanasan terus membahana memecah kesunyian malam yang sepi.Aku hanya mampu memandang dia tanpa mampu berbuat apa pun untuk menyelamatkannya. Aku terlalu takut dia akan berulah lagi jika aku memdekatinya.Tangisku kembali turun membasahi pipiku seakan tak tega melihat apa yang sedang Evi alami dan rasakan. Cengeng? Ya, mungkin aku memang cengeng karena apa-apa hanya bisa menangis. Tapi bagaimana perasaan kalian jika melihat teman kalian begitu tersiksa?Sakit, itu yang aku rasakan. Aku tak rela dia harus mengalami semua ini, tapi aku lebih tak rela jika dia terus di peralat para pemuja iblis itu. "Kamu... sialan kamu Diona, dua kali kamu membuatku terluka. Kamu harus merasakan semua kesakitan yang aku rasakan!" teriak Evi penuh kesakitan. Aku mundur beberapa langkah, kha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN