Bab 27

1022 Kata

“Pergi!” Netra Senja memerah penuh amarah. Walau ditahan mati-matian nyatanya pernyataan Anyelir begitu menyakiti hatinya. “Santai, Beb, nggak usah kamu suruh pun aku bakal pergi. Lagian aku udah puas, kok bercinta di semua ruangan yang ada di rumah ini. Dapur, kamar mandi, ruang tamu dan terakhir di ranjang. Oh, Morgan masih yang terkuat.” Sial! Senja terpancing. Bayangkan saja! Pria itu meninggalkannya saat ia terpuruk dan ternyata di rumah yang dibelinya Morgan justru bercinta dengan wanita lain. Bukankah itu konyol? Mereka memang bukan pasangan kekasih, apalagi suami istri. Tapi setelah berpuluh harapan yang Morgan berikan, apa hanya itu akhir yang Senja dapatkan? Itu kejam! “Pergi dari sini sekarang juga!” Mendengar teriakan Senja, Morgan dan Steve yang masih mengobrol di halama

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN