Dani mengepalkan tangan. Saat hatinya benar-benar frustasi akibat tidak dapat menemukan Senja. Kini di hadapan, bahkan tanpa ia cari gadis itu tampak berseri-seri bersama pria yang lagi-lagi ikut campur dalam urusan pribadi mereka. Mereka baru saja sampai rumah tepat saat Dani memasuki garasi rumah sang bos. Dihampirinya Morgan kemudian tanpa ba bi bu ... BHUG!! Morgan sontak terjatuh tanpa persiapan. Sementara Senja memekik. “Morgan!” Membantu tubuh itu berdiri. “Berapa kali gue bilang, jauhi Non Senja!” kecam Dani. Nafasnya naik turun menahan marah. “Apaan, Lo?” Morgan tak terima. Menarik kerah baju Dani hendak membalas namun dihalangi Senja. “Kamu nggak liat apa yang dia lakuin?” kesal Morgan karena Senja menahan serangannya untuk Dani. Senja menatap sinis pria yang begitu menga
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


