“Jadi Aiden pergi ke Indonesia?” tanya Evelyn. “Iya, dia berangkat kemarin,” seru Catherine menyeduh teh dalam mug nya. “Ayah kamu tetap saja seperti itu dari sejak dulu, tidak ada yang berubah. Hanya bisnis dan uang saja yang dia pikirkan,” seru Evelyn. “Dia akan selalu seperti itu. Dan aku tidak yakin dia akan berubah,” seru Catherine mengedikkan bahunya. “Tapi yang aku pikirkan bukan itu. Masalah itu aku yakin sih dengan posisi Aiden yang merupakan direktur di WT, Ayahku akan langsung memberi persetujuan akan hubungan kami. Apalagi saat itu kontrak kerja sama kami di putus karena kasus Ibu nya Aiden,” seru Catherine. “Lalu apa yang kamu pikirkan?” tanya Evelyn. “Jangan bilang kalau kamu masih meragukan Aiden. Oh come on

