Camille memeluk erat pinggang Pierre yang mengemudikan sepeda motornya dengan sangat kencang menuju ke lokasi misi kedua yaitu sebuah rumah tinggal. Petugas security di depan rumah tinggal, menghampiri Pierre dan Camille yang telah menghentikan motor tepat di depan pintu gerbang. "Apapun keperluan kalian, silakan pergi dan kembali lagi pukul delapan esok hari!" tutur security tegas sembari memindai penampilan Pierre dan Camille. "Baiklah ...terima kasih. Maaf sudah mengganggu!" Pierre menyahut sambil beranjak hendak pergi namun dia kembali membalikkan badannya dengan sangat cepat, memukul tengkuk sang security hingga pria itu hampir terjatuh lemas yang ditangkap Pierre sigap. "Apakah dia mati?" bisik Camille sedikit merinding karena ini pertama kali baginya melihat Pierre memukuli

