"Kau yang berbuat, kenapa putraku yang di pukul?" tuduh Lili menunjuk Martin. Martin hanya melihat sekejap pada Ibu tirinya tersebut, sudut bibirnya menyeringai tipis tanpa berkata apapun dia pergi dari ruangan keluarga menuju mobilnya yang masih terparkir di halaman. "Tanya kebenarannya pada putramu! Kali ini aku lolosin kalian dari kesalahan fatal!" Gabriel berkata dingin dan matanya kelam menatap Kiera yang tertunduk tanpa berani mengangkat wajahnya menatap Gabriel. Lili tidak terima Richard di pukul oleh Gabriel. Seumur hidup, putranya tersebut belum pernah satu kalipun dia mendapatkan pukulan, baik dari Lili maupun Gabriel. Namun kini, karena sebab Martin, putranya dipukuli hingga pipinya bengkak dan bibirnya pecah. "Kebenaran apa yang kau maksud? Martin yang membatalkan pertu

