37. EPILOG

673 Kata

Sena terdiam menatap debur ombak dihadapannya, merasakan angin laut di sore hari, mendengarkan kicauan burung, dan merasakan lembutnya cahaya dari sang mentari. Sebentar lagi matahari akan tenggelam, memperlihatkan cahaya keemasan yang menenangkan hati. Momen yang paling di sukai Grace. "Sena," Sena menoleh saat merasakan tepukan di bahunya. Sean menyeringai terhadapanya. "Kenapa?" Tanya Sena. Sean hanya terkekeh, lalu ikut duduk disamping Sena. Duduk di bale-bale yang ada di pantai, menunggu sunset. "Ada undangan," Sean menyodorkan kotak berwarna rose gold ke Sena. Sena menerima kotak itu, lantas mengernyit saat membacanya. The Wedding Athayya Abraham & Felix Alexander Jakarta, 20 Februari 2020 "Well, dia butuh waktu tiga tahun untuk melupakanmu, Sean." Ejek Sena. "Dia juga pe

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN