Aku tersenyum kala mengingat hari kemarin , hari dimana aku dan mas Ridwan jalan bersama , sebenarnya banyak yang ikut . Tapi aku dan mas Ridwan yang terlalu dekat , yang lain hanya sekedar kenal saja .
flash back on
.
" memang ya gadis desa itu cantik nya natural kaya kamu yu " ucap mas Ridwan kepada ku , entah itu rayuan atau sengaja memuji ku , aku hanya tersenyum ada rasa bangga dan bahagia dihati
" memang gadis dikota ngk cantik mas , itu mbk Vivi jauh lebih cantik dari gadis desa seperti saya mas " jawabku
mas Ridwan menghela nafas dan menatap ku , tatapan yang sulit diartikan .
" hallo kenapa mas Ridwan natap saya kaya gitu " ucapku malu kepada mas Ridwan
" ngk kok tapi emang bener kamu cantik " kata mas Ridwan , ada kilatan nafsu dari tatapannya , aku pun sedikit risih walaupun aku ada rasa dengan mas Ridwan tetap saja aku takut ketika mas Ridwan menatapku seperti itu , seperti ingin menerkam ku , apalagi mata nya selalu tertuju pada kedua buah d*d* ku yang memang terlihat lebih besar dibanding dengan teman-temannya .
" kamu takut sama aku yu ?? " seperti nya mas Ridwan menyadari kegelisahan ku . " aku ngk bakal ngapa2 kamu kok , aku gak sem*s*m itu " kata mas Ridwan sambil tersenyum , aku pun mulai lega karena mas Ridwan tidak akan melakukan tindak asusila , aku malu sendiri bagaimana aku bisa berfikir mas Ridwan akan melakukan hal buruk kepada ku .