Arsen menatap Josua dan istrinya sambil memberanikan diri, "Saya mau ajak Armia ke puncak Om, Tan." "Berdua?" tanya Josua agak terkejut. Sebenarnya Armia sudah mengatakannya tadi, tapi Josua ingin memastikan lagi kepada Arsen. "Enggak Om, kebetulan kami berdelapan sama adik-adik saya dan sepupu." "Arsen, saya benar-benar percaya sama kamu. Saya juga percaya sama Armia, anak saya. Tapi saya tidak tau apa yang bisa kalian lakukan di luar sana, apalagi kalian juga masih panas-panasnya soal asmara, jadi saya harap kalian akan berpikir panjang untuk melakukan sesuatu yang merugikan diri kalian sendiri. Kamu paham kan maksud saya?" Arsen mengangguk mengerti menanggapi Josua, "Saya tidak akan mengecewakan Om dan Tante." katanya yakin. "Ma, Pa, kalian bisa percaya sama aku aja. Aku nggak mu
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


