Melanie terbangun dengan kepala yang terasa berputar. Kepalanya sangat terasa sakit, sepertinya karena dia sudah cukup lama tidak minum. Dari sebelum dia mengandung, Melanie memang jarang sekali minum. Dia juga tidak pernah minum sebanyak itu dengan sekali tenggak. Dengan perlahan dia bangun dan memegang kepalanya. “Kamu sudah bangun?” Suara seseorang menyentakkan Melanie di dalam kegelapan. Perlahan lampu pun menyala dan memperlihatkan Sam yang berdiri di tengah kamar. Dia melangkah perlahan dan mendekati Melanie. “Apa yang kamu lakukan di kamarku?” tanya Melanie. Sam terlihat tidak suka dengan tatapan Melanie yang terlihat seperti menantangnya. Tubuhnya pun mendekat dan membuat Melanie terpojok. “Apa kamu sudah puas dengan pertunjukkan yang kamu be

