Fabian masih menemani Lauren yang tertidur. Jam sudah hampir menunjukkan pukul empat sore. Dia sudah membatalkan semua jadwal hari ini, karena dia ingin menemani Lauren. Dia tahu ini semua salahnya. Dia yang sudah membuatnya menjadi kacau dan dia harus membalas seluruh kesalahan yang sudah ia buat. Sudah hampir tiga jam Lauren tidur, tapi dia belum bangun. Dia memang terus mengeluh dengan kepala dan perutnya yang mual. Hingga akhirnya dokter memberikan obat agar Lauren bisa tidur dengan nyenyak. Dia tidak tahu kenapa belakangan ini emosi istrinya terlihat sangat kacau dan keadaannya menjadi sangat lemah. Bahkan dokter bilang dia bukan hanya darah rendah. Dokter sedang mengecek keseluruhan keadaan Lauren dan akan segera mengabarkannya. Dia berharap tidak ada sesuatu yang bahaya terjadi

