Seorang pengawal mendatangi Lauren dan memberikan surat dari dokter mengenai hasil dari seluruh tes yang ia lakukan beberapa hari lalu. Lauren membukanya di kamar dan tiba-tiba saja dia menangis. Lauren menutup mulutnya ia tidak ingin Fabian mendengarnya menangis. Tapi dia juga tidak berani mengatakan hal penting ini pada suaminya. Ada seribu ketakutan yang ia hadapi. Lauren menepis air matanya dan menyembunyikan surat itu. Dia akan membicarakannya jika suasana sudah mendukung. Lauren masih berusaha mengendalikan emosinya, ia menarik napasnya dan mencoba untuk menghelanya dengan perlahan. Bersamaan dengan itu pintu kamar terbuka dan Fabian baru saja kembali. Dia seperti baru selesai berlari mengelilingi pulau. Dengan santainya pria itu melepaskan kaos dan menaruhnya di bangku. Langkah

