Bab 54. DI DALAM SARANG PREDATOR Gedung Prasetya Group di kawasan Pulogadung adalah sebuah monumen kaca dan baja yang tampak dingin di bawah terik matahari Jakarta. Di dalamnya, pendingin ruangan bekerja begitu keras hingga menciptakan atmosfer yang steril, jauh dari hiruk-pikuk pedagang kaki lima hanya beberapa meter di luar gerbangnya. Aurora, atau kini Anindya, duduk di kursi lobi yang keras. Ia menggenggam tas kulit murahnya erat-erat, membiarkan jemarinya sedikit gemetar—sebuah akting yang sempurna untuk menunjukkan kecemasan seorang pengusaha yang berada di ambang kehancuran. "Ibu Anindya? Pak Adrian akan menemui Anda sekarang," suara sekretaris yang bernada datar memecah lamunannya. Aurora berdiri, merapikan rok kainnya yang sedikit berkerut, dan mengikuti sekretaris itu men

