Setelah mendapatkan kabar dari Nirma, Alfa pun mulai menjalankan rencananya. Ia menghubungi semua orang yang bisa membantunya untuk mewujudkan rencana yang sudah berjajar rapi di kepalanya. Ia akan membuat ini menjadi spesial dan tidak terlupakan. Dan yang pasti, ia ingin semuanya berjalan lancar tanpa kegagalan. Restu sudah ia kantongi, dan jawaban iya juga sudah ia dapat meski tidak secara langsung. “Terus saya harus ngapain, Pak?” Suara Siska di ujung telepon terdengar. Alfa perlu bantuan Siska dan Adi untuk mengurus rencana yang telah ia susun. Karena untuk sementara waktu, ia tidak akan sering-sering datang ke kota Karenina. Banyak hal yang memang sedang ia urus di Semarang, juga sengaja membiarkan Karenina merindukannya. Tentu saja Alfa tidak akan mengulangi kesalahan se

