Berbeda dengan Keenan dan Allegra yang sedang menikmati malam berdua mereka, sebagian anggota keluarga Danawangsa justru tengah berkumpul di kediaman utama milik Opa Ganendra dengan ketegangan yang menyelimuti suasana mereka. Ganendra dengan aura dinginnya menatap seorang pemuda berkaca mata yang terlihat sibuk mengotak-atik ponselnya. Kemudian mengalihkan perhatiannya ketika mendengar suara menyudutkan dari salah satu cucu laki-lakinya. "Ini semua gara-gara Om Rian!" celetuk Zico menatap penuh permusuhan ke arah Omnya. "Seandainya Om Rian nggak bawa Tante Luna, Kak All nggak mungkin menghilang dan Aska nggak akan terlibat perkelahian sampai lawannya sekarat." Dan perkataannya itu sukses mendapatkan cubitan maut dari wanita di sampingnya. "Adaw! Kenapa cubit-cubit sih, Mom?" Zico menatap

