Chapter 18

1859 Kata

Maura berjalan menghampiri mereka dengan wajah yang merah padam lalu... Plak! Plak! Dia menampar pipi Allegra dan Keenan keras-keras hingga meninggalkan bekas kemerahan di kulitnya. "Kak!!" seru Keenan marah. Maura mengabaikan itu. Agaknya dia perlu menyadarkan kedua adiknya agar tidak semakin terjebak dan tenggelam dalam kubang kenikmatan yang menyesatkan. Bahkan tamparan saja sepertinya tidak cukup untuk memberi mereka pelajaran. "Sadar Allegra!! Keenan itu sepupumu! Dia baru aja punya istri dan kamu juga mau punya suami!" geram Maura, "Kamu mau jadi perempuan murahan dengan merebut suami orang?" Allegra memegang pipinya yang berdenyut nyeri. Dia menatap tajam Maura. Namun tak dapat di pungkiri, sinar luka terpancar semakin jelas di kedua matanya. "Aku merebut suami orang?" Allegr

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN