Di negeri dengan berjuta kecanggihan dan kecantikan alamnya nampak seseorang tengah mondar mandir di balkon penthouse mewah di wilayah elit kota itu. Malam sudah semaki larut, bintang-bintang masih setia menemaninya di atas sana, namun matanya masih belum bisa terpejam.Pikiran dan hatinya dalam ketidak tenangan. Sampai sebuah suara menghentikan langkahnya, kepalanya yang sedari tertunduk ke lantai kini menoleh ke arah sumber suara itu. Seorang wanita cantik dengan piayama berbentuk terusan selutut membalut tubuh indahnya, tentu saja lekukan itu nampak jelas terlihat dengan tali piaya yang terikat di pinggang. Belum lagi kain satin yang sedikit transparan membuat Azie sakit mata melihatnya. "Ini lagi satu onta betina malah keluar pakai baju kayak begitu. Dia nggak kedingan apa?" Gerutu Azi

