"Gak usah sekolah aja, ya." Fany menggeleng sambil memeluk pinggang Rara. "Panas gini badannya, ntar di sekolah kenapa-kenapa lho." Kata Rara sembari memeriksa kepala dan leher Fany. "Ada ulangan." Ucap Fany parau akibat rasa panas yang rasakan. Rara menatap ke arah pintu kamar Fany saat pintu itu terbuka memperlihatkan Ardhan. "Fany kenapa?" Tanya Ardhan masuk ke dalam kamar Fany. "Panas, demam kayaknya. Aku bilang gak usah sekolah tapi Fany gak mau, ada ulangan katanya." Jawab Rara. Ardhan memeriksa kening Fany yang memang cukup panas tidak seperti biasanya. "Ulangannya nyusul aja, Fany gak usah sekolah." Kata Ardhan sambil mengeluarkan ponselnya. "Gak ah, Fany mau sekolah." Ardhan menggeleng mendekatkan ponselnya ke kuping. "Halo Bu Dina, ini saya orang tua dari Stefany. Hari

