"Lo sama Azka sekarang?" Fany langsung menoleh ke belakang. "Reagan." "Secepat itu?" Fany menggeleng melangkah mendekati Reagan. "Aku sama Azka gak ada hubungan apa-apa, aku sama Azka cuma temenan." Ucap Fany memberi penjelasan. Reagan tertawa hambar. "Temen? Temen jenis apa yang selalu gandengan tangan di depan anak-anak lain? Temen rasa pacar?" Fany diam memperhatikan wajah Reagan. "Kamu, kamu... Cemburu?" Reagan menggeleng. "Jadi apa? Kenapa kamu keliatan kayak lagi cemburu gini?" Tanya Fany. Tanpa disadari Fany tangan Reagan yang sedang memegang kunci mobil ia remas sekuat mungkin. "Untuk apa gue cemburu? Kita gak ada hubungan apa-apa lagi." "Kita belum putus." Pungkas Fany. "Kalo gitu sekarang kita pu-" Reagan tidak melanjutkan kalimatnya terdiam menatap lurus ke depan

