Telah satu minggu berlalu, hidup Meechella hanya seputar pekerjaan dan memfokuskan dirinya pada perkembangan janin yang tengah dia kandung dalam rahimnya. Saat Meechella mulai lelah, ingatannya bahwa sang buah hati berada dalam tubuhnya seperti memberikan kekuatan tersendiri bagi wanita itu. Meski dalam kondisi mood buruk, Meechella tidak pernah lupa makan maupun meminum vitamin dari dokter kandungannya. Meechella sudah berjanji kepada Damian, bahwa dia akan menjaga diri dengan baik. Walaupun tidak ada pesan masuk atau telepon berdering dari suaminya yang tengah bertugas, Meechella tetap menguatkan dirinya agar mampu melewati hari-harinya tanpa Damian. “Chell, makan yuk,” ujar Nayna, sang ibu memasuki kamar Meechella. Nayna melangkah masuk ke dalam kamar putrinya, kebiasaan yang selalu

