Abisatya menggenggam Sayda menuju tempat yang tadi ditunjuknya. Beberapa pemgawal dengan cepat menyiapkan beberapa kursi yang dipasang berhadapan dan dipisah oleh meja kecil. Kursi disusun dalam dua shaf yang tidak terlalu panjang agar para wartawan dan fotografer nyaman bekerja dan berinteraksi dengan pengantin baru. Setelah semua dirasa telah siap, maka seorang wartawan yang paling tua mulai pekerjaannya. Setelah sedikit berbasa-basi, dia mulai bertanya tentang proyek film yang akan dibuat Abisatya dan soundtracknya yang konon akan mulai masuk studio rekaman dengan seorang penyanyi wanita asal Manduras dan salah satu fansnya. Pertanyaan berikutnya masalah seputar bisnis properti Abisatya dan pembangunan hotel dan tempat wisatanya di Benim. Sayda menjadi pendengar yang baik. Percakapan d

