Arga keluar dari mobil. Sembari membopong tubuh Naura. Ia bingung harus membawa Naura ke mana. Akhirnya ia memutuskan untuk membawa Naura ke apartemennya. Arga meletakkan Naura di atas ranjangnya. Lalu membenarkan letak tubuh Naura. Arga pergi meninggikan Naura yang masih pingsan. Lelaki itu mencoba menghubungi Dokter keluarganya. "Halo, Pak Husein? Bisa ke apartemen saya sekarang?" "Maaf Pak, saya lagi di luar kota. Tapi malam ini saya pulang. Mungkin baru bisa besok pagi." "Oh gitu ya Pak? Baiklah terim akasih selamat malam," ucap Arga. Arga duduk di kursi meja makan. Menatap keluar jendela. Tiba-tiba hujan turun begitu deras. Arga dapat melihatnya dengan jelas. "Naura gimana ya? Saya gak punya nomor Airin lagi," gumam Arga menatap ponselnya. "Lebih baik, saya cari ponsel Na

