Sahabat Sejati

1693 Kata

"Dim, jangan pegangan tangan ah! Norak tahu!" Rahma menepis tangan Dimas dari genggaman tangannya. "Kan kita pacaran? Emang gak boleh pegangan tangan?" ujar Dimas. Dimas meraih tangan Rahma lagi. Rahma hanya diam, sembari menatap tangannya yang di genggam Dimas. "Tapi gue.... " "Lo gak pernah pacaran, ya?" tebak Dimas. Kedua pipi Rahma bersemu malu. Rahma mencoba menutupi pipinya yang memerah. "A... apaan sih! Ya pernah lah!" bantah Rahma. Padahal memang gadis itu tidak pernah pacaran. Namun ia gengsi saja di depan Dimas. Karena pasti Dimas akan langsung mengejeknya. "Mau makan apa?" tanya Dimas. Dimas menyodorkan list menu keada Rahma. "Apa aja deh, kadal juga mau!" ujar Rahma. Membuat Dimas kaget. "Lo suka kadal?" tanya Dimas. "Ya kali. Maksud gue, lo mesen apa juga gue ma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN