"Hai epribadih! Selamat morning!" ucap Rahma menyapa Naura dan Airin di kantin. Dengan tidak sopan-nya. Rahma menyomot kerupuk di piring Naura. "Heh Rahma lo bohongin gue, ya?" ucapku. "Lagian lo kok bisa percaya sih?" ucap Rahma tanpa merasa bersalah sedikit pun. "Wah! Emang ya lo ngeselin! Untung mood gue hari ini masih bagus. Kalau enggak, lo udah gue tendang tahu gak!" ucap Naura kepada Rahma. "Uluh-uluh, ada kejadian apa nih? Sehingga membuat si Naura anak nakal jadi baik gini?" tanya Rahma. "Anyway, kok tumben lo pake baju bagus?" "Nah ini salah satunya," ucap Naura tersenyum misteri. "Jadi.... " "Bentar, jangan di jawab dulu. Gue mau nebak nih," ucap Rahma. "Lo menang lotre?" Naura menggelengkan kepalanya. "Lo jadian sama Pak Arga?" Naura menggelengkan kepalanya lagi

