Tiga hari yang lalu saat Natasya bilang akan ke Indonesia bersama dengan Sagara, tepat hari ini dia sudah menginjakkan kaki di Tanah Kelahirannya sendiri. Tambahan orang yaitu Jeno, tidak akan mengurangi kecepatan jet pribadi milik Sagara yang didatangkan langsung ke Australia untuk kembali ke Indonesia agar mereka tidak tertinggal pesawat kapanpun. Bukan landai di lapangan luas milik umum, namun lapangan pribadi di kawasan rumah Sagara. Lapangan luas yang memang dikhususkan untuk pesawat dan helikopter pribadi keluarga tersebut. Mereka sudah disambut oleh seorang pria yang tidak terlalu tua maupun muda. Sagara memimpin jalan terlebih dahulu, disusul oleh Natasya yang menggandeng lengan Jeno di sampingnya. Sagara sedikit membungkukan badan. Wajah tegasnya berubah melembut ketika tangan p

