Waktu kembali berjalan.... Tidak terasa, kali ini sudah memasuki hari dimana Natasya akan melahirkan bayinya. Waktu yang cukup menegangkan dan membuat semua orang gelisah terutama Wildan, sang ayah kandung Natasya. Beliau cukup khawatir hingga memberikan keamanan yang ketat untuk sang putri agar tidak mengalami hal serupa yang dialami oleh mendiang istrinya. Di depan ruang bersalin, Sagara harus menahan sedikit kekesalannya terhadap dokter yang juga akan membantu adiknya untuk melahirkan. "SAYA BUKAN SUAMINYA, DOK. SAYA KAKAKNYA. YA GUSTI." Sagara harus menjelaskan beberapa kali pada dokter yang menangani adiknya ini kalau dia bukan suami Natasya, melainkan kakak kandungnya. Nyatanya tiga kali dokter itu terus menyebut dia suami Natasya, membuat Sagara jengah. Dia mengacak rambutnya ka

