Amarah

1127 Kata

Bangun dalam keadaan sendirian di kamar tanpa ada sosok lain yang seharusnya berada di sana dirasakan oleh Jeno ketika matanya mulai terbuka perlahan. Ia mengerang pelan dan mengingat kejadian semalam bagaimana dia begitu brutal dan kasar pada Natasya. Ada rasa bersalah karena dia melakukan hubungan intim bahkan saat Natasya memohon untuk menolak dan menangis di hadapannya. "Argh, sial!" Jeno mengambil pakaiannya yang ia buanh sembarangan ke lantai dan memakainya kembali. Begitu keluar, dia melihat ke bawah dimana ruang tengah masih berantakan. Masih dalam kondisi yang sama seperti tadi malam. Apa dia sedang tidur? Pikir Jeno lalu mendekati kamar Natasya dan mengetuk pintu beberapa kali serta memanggil nama perempuan itu. "Natasya, bangun. Maafin aku, Nat." Tidak ada jawaban, Jeno men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN