Perjalanan mereka berlanjut ada di Alun-alun yang letaknya ada di pusat kota. Katanya, Jayden rindu makanan di sana. Sudah lama sekali dia tidak makan sejak tinggal di Australia untuk program double degreenya lalu setelah lulus dan menyerahkan manajemen Cafénya ke salah satu orang kepercayaan, dia harus pergi ke Korea Selatan untuk mengumpulkan bukti kekerasan serta bukti penculikan ibu kandungnya dulu. Suasana Alun-alun masih tetap sama, hanya bedanya ada di keramaian yang semakin nampak ketika banyak orang berjalan-jalan siang hari di taman di tengah alun-alun. "Terakhir kali kita ke sini kapan ya? Pas makan soto bukan, sih? Yang Habib keselek biji jeruk." Ucapan Jayden sukses membuat Rendy terbahak-bahak dan Natasya serta Jeno terkekeh lucu. Ternyata Jayden masih mengingatnya dengan b

