Ibu yang melihat perubahan di wajah putri sulungnya merasa sangat aneh, tangannya yang di genggam Ghea terasa dingin, Ibu hanya kembali berpikir ada apa sebenarnya dengan putrinya yang tiba-tiba begitu pucat. ‘Apa yang sebenarnya kau sembunyikan nak, semoga kau selalu dalam perlindungan Tuhan,’ batin Ibu Maria yang menatap lekat wajah putri sulungnya. “Benar kan kak?” tanya Rara yang membuat Ghea terperanjat kaget. “Ah iya,” jawab Ghea gugup. “Kakak, kenapa malah melamun seperti itu, aku jadi takut,” ucap Rara menggoda sang Kakak, sedangkan Ghea hanya cemberut kesal karena adiknya sudah berani menggodanya. “Siapa yang melamun, aku hanya sedang memikirkan kekasihku,” elak Ghea. “Siapa? Kak Gary?” pertanyaan Rara seakan menorehkan luka di hatinya, bagaimana bisa, ia tega mengkhianati s

