BAB 62 – Kekecewaan Nadya

1677 Kata

Kota Batam, tahun 2029. Yumna menepati janjinya, begitu juga dengan Rania. Hubungan ibu dan anak itu semakin hari semakin membaik. Harun dengan rutin, terus mengirimi sejumlah uang untuk Yumna melalui Rania. Harun terus melakukan hal itu hingga Yumna tumbuh dewasa. Gadis itu tumbuh menjadi gadis yang sangat cantik dan bersahaja. Hari ini, Yumna akan menghadiri acara wisudanya. Gadis itu sudah menyelesaikan diploma tiga jurusan manajemen ekonomi. Ia berdandan sangat cantik. Tangan lentik Yumna begitu terampil memoles dirinya sendiri. Yumna semakin anggun dengan kebaya kutu baru modern berlengan pendek dan rok batik di bawah lutut. Ia menyanggul rambutnya sendiri dengan rapi bak sanggul pramugari. “Anak gadis papa cantik sekali ....” Adam menatap kagum putri kesayangannya yang kini suda

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN